news-details
Pets Animals

Mengenal Jamur Ringworm pada Kucing yang Bisa Menular ke

EVERYBODY LOVE PET: Hati-Hati Jamur Pada Kucing
Mengenal Jamur Ringworm pada Kucing yang Bisa Menular ke Manusia

KOMPAS.com – Ringworm adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur yang hidup di jaringan mati kulit, rambut, dan kuku. 

Pembahasan mengenai ringworm ramai di media sosial setelah seseorang mengunggah penyakit jamur ringworm karena suka dengan kucing liar.

Unggahan tersebut diunggah oleh akun TikTok @affkhairunnisa.

“Pas kena ringworm krn suka gemesh sama kucing liar. Eh udah sembuh malah ninggalin bekas kaya gaya gini,” ujar akun tersebut.

Dikutip dari laman Center for Disease Control and Prevention (CDC), ringworm merupakan kondisi infeksi kulit umum yang muncul akibat jamur.

Ringworm bisa menyebabkan ruam berbentuk melingkar layaknya cincin yang umumnya berwarna merah dan gatal.

Ringworm memiliki sejumlah nama medis di antaranya yakni tinea atau dermatophytosis. Sedangkan ringworm di kaki seringkali disebut dengan nama lain yakni kaki atlet.

Ringworm juga kerap disebut dengan kurap jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Ringworm pada kucing merupakan penyakit yang mudah menular, sehingga jika ada kucing di lingkungan yang terkena ringworm maka pemilik sebaiknya patut waspada kucing miliknya tertular.

Hal ini karena ringworm bisa menyebar melalui folikel rambut dan kulit yang terinfeksi yang secara alami terlepas dari kucing.

Ringworm lebih sering muncul pada kucing muda dan kucing yang berbulu panjang.

Pada kucing muda, sistem kekebalan tubuh mereka belum berkembang sepenuhnya.

Adapun yang berbulu panjang karena bulu tersebut ideal untuk perkembangan spora karena umumnya lebih mudah menempel dan sulit dihilangkan.

Dikutip dari Bluecross, manusia bisa tertular ringworm dari kucing yang terinfeksi ketika mereka menyentuhnya.

Ringworm terutama mudah menular ketika Anda memiliki kondisi kulit yang luka serta seseorang dengan kekebalan lemah.

Karena itulah, saat merawat kucing dengan kurap, Anda sebaiknya menyentuhnya dengan sarung tangan atau celemek.

 

Dikutip dari WebMD, gejala dari jamur Ringworm adalah bercak merah bersisik atau benjolan yang terasa gatal.

Seiring waktu, benjolan berubah menjadi tambalan berbentuk cincin atau lingkaran. Kemudian bisa berubah menjadi beberapa cincin.

Bagian dalam lingkaran biasanya berwarna bening atau bersisik.

Untuk bagian luar mungkin sedikit terangkat dan bergelombang.

Sementara jamur Ringworm di kulit kepala biasanya dimulai dengan benjolan atau luka kecil.

w. on Twitter: "266. https://t.co/RtKY4RbZsD" / Twitter - ruam alergi kucing - Yaserezi
Ini bisa menjadi terkelupas dan bersisik, dan kulit kepala mungkin terasa lembut dan sakit saat disentuh. Kemudian penderita mulai merasakan rambut mulai rontok.

Berikut ini jenis-jenis infeksi jamur kulit Ringworm yang perlu diketahui, sebagaimana dikutip dari rsud.bulelengkab.go.id:

Tinea pedis, disebut juga dengan kutu air atau kaki atlet, adalah infeksi jamur pada kulit kaki.

Infeksi ini juga dapat menyebar ke bagian kuku dan tangan. Kutu air disebut kaki atlet karena kerap dialami oleh para atlet.

Jamur penyebab tinea pedis dapat menempel di kaki apabila Anda tertular dari penderitanya, atau karena kaki Anda menyentuh permukaan bidang yang terkontaminasi oleh jamur tersebut.

Jamur ini umumnya ditemukan di kamar mandi, ruang ganti, atau di area kolam renang.

Infeksi ini juga bisa terjadi pada orang yang menggunakan kaos kaki ketat dan kaki berkeringat yang menggunakan kaos kaki.

Beberapa gejala yang bisa muncul karena kutu air di kaki, yaitu rasa gatal, sensasi menyengat dan terbakar, kulit terkelupas, hingga kulit kering.

Kutu air juga dapat menjadi berubah warna, menebal, rapuh, dan tertarik keluar dari alas kuku.

Tinea cruris atau jock itch adalah infeksi jamur kulit yang umumnya terjadi di kulit area kelamin, paha bagian dalam, dan pantat.

Beberapa gejala dari infeksi jamur tinea cruris adalah kulit kemerahan, rasa gatal, sensasi terbakar, dan kulit mengelupas. Ruam dan perubahan warna kulit juga dapat terjadi.

Tinea cruris juga menular, sehingga Anda berisiko tertular jika berkontak langsung dengan penderita infeksi jamur kulit ini.

Kontak dengan pakaian yang tidak dicuci dari penderita tinea crusis juga bisa terjadi.

Tinea capitis adalah infeksi jamur yang umumnya terjadi di area kulit kepala dan rambut.

Tinea capitis umum menimpa anak-anak, walau dapat terjadi di semua kalangan.

Infeksi jamur tinea capitis menyebabkan bercak kecil melingkar yang gatal dan bersisik.

Gejala lain yang dapat timbul yaitu rambut rapuh, sakit pada kulit kepala, demam, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Tinea capitis juga dapat terjadi saat Anda menyentuh langsung kulit penderitanya. Penularan melalui sisir atau sprei penderita juga berisiko terjadi.

Tak hanya dari manusia, tinea capitis juga bisa ditularkan oleh hewan, seperti anjing dan kucing. Begitu juga dengan hewan ternak, seperti kambing, kuda, babi, dan sapi.

Tinea capitis juga menyebabkan ruam yang melingkar seperti cincin dan terjadi di beberapa bagian tubuh.

Selain ruam yang melingkar, rasa gatal juga bisa terjadi.

Pada fase yang parah, tinea corporis juga dapat menimbulkan lepuh dan luka bernanah di area cincin ruam tersebut.

Anda dapat terkena infeksi jamur kulit ini melalui sentuhan fisik dengan penderitanya, ditularkan dari hewan, dari benda yang sudah disentuh oleh penderita, bahkan dari tanah.

Untuk Kucing dan Anjing Kesayanganku: CAT RINGWORM
 

Jamur Ringworm adalah infeksi jamur menular yang disebabkan oleh parasit mirip jamur yang hidup di sel-sel di lapisan luar kulit Anda.

Mengutip MayoClinic, jamur Ringworm dapat menyebar dengan cara berikut:

Kurap sering menyebar melalui kontak langsung dari kulit ke kulit dengan orang yang terinfeksi.

Anda dapat tertular kurap dengan menyentuh hewan yang terkena kurap.

Kurap dapat menyebar saat membelai atau merawat anjing atau kucing.

Infeksi ini juga cukup umum pada sapi.

Kurap dapat menyebar melalui kontak dengan benda atau permukaan yang baru saja disentuh atau digosok oleh orang atau hewan yang terinfeksi, seperti pakaian, handuk, seprai dan seprai, sisir, dan sikat.

Dalam kasus yang jarang terjadi, kurap dapat menyebar ke manusia melalui kontak dengan tanah yang terinfeksi.

Infeksi kemungkinan besar akan terjadi hanya dari kontak yang lama dengan tanah yang sangat terinfeksi.

Umumnya Ringworm bisa ditangani dengan krim antijamur.

Beberapa jenis krim antijamur tersebut yaitu miconazole, terbinafine, dan clotrimazole.

Apabila krim tidak ampuh menangani infeksi jamur kulit tersebut, dokter mungkin juga akan menyarankan obat minum antijamur.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Kunjungi kanal-kanal Sonora.id

Motivasi

Fengshui

Tips Bisnis

Kesehatan

Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi Kompas.com

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

You can share this post!

Cara Hemat Kuota saat Zoom Meeting Gunakan Tips Ampuh

Kode Redeem FF Terbaru 19 Juli 2022, Ada Hadiah Skin sampai